sampul

Ngopi Layaknya rumah Simbah

 

Kami sadar bahwa lapangan sangat dinamis,
Kita tidak bisa menjamin bahwa apa yang sedang kita jalani bakal ada dititik nyaman dan aman terus.
Mengamati dan membaca segala fenomena yang sedang dan akan terjadi adalah cara kami dalan merespon keadaan.
Hari ini adalah pertama kalinya kami akan mencoba buka lebih dini lagi, lebih pagi lagi dari pada jam operasional biasanya.
Kami tidak berharap lebih apa yang akan terjadi nanti, yang terpenting kami sedang mencoba untuk memulai.
Memulai kebiasaan baru dan mencoba membangun ekosistem budaya ngopi pagi dirumah tua yang kami jadikan kedai kopi ini.


Disuasana ngopi pagi ini semakin kentara suasana ngopi layaknya dirumah simbah.
Menikmati suasana yang khas dan adem sembari duduk-duduk santai bertemankan kopi.
Sesuatu yang baru dikedai kami, sebab rata-rata tamu yang datang kebanyakan dimalam hari. Kami percaya dalam situasi ini ngopi pagi ditempat kami tidak akan langsung ramai, layaknya membuka kedai baru semuanya berawal dari nol.
Siap sabar, siap sepi, siap tlaten dan siap bangun pagi.

Namun kami yakin, bahwa pasar bisa dibentuk. Menjalani proses yang panjang sampai dengan terbentuknya pasar yang diinginkan.
Entah nanti bakal memakan waktu barang sebentar atau lama, namun semuanya hanya persoalan waktu.

Sampai bertemu kembali ditepian kota. Jika beruntung kami punya sesuatu yang bisa dinikmati bareng-bareng.

Foto dan video ini adalah momen kala malam hari, sebab kami belum mempunyai koleksi foto pagi hari hehe

Posting Komentar

0 Komentar